Semarang. Hasil drawing Liga Nusantara 2015 untuk Provinsi Jateng dibagi menjadi 3 grup, yang masing-masing terdiri dari 5 peserta. Persebi masuk ke grup A bersama Persiwi Wonogiri, Persiharjo Sukoharjo, Persekat Kab. Tegal, Persibara Banjar negara. Kompetisi akan bergulir pada 1 April 2015. Sistem kompetisi kali ini home-away.

 

Banyumas—Torehan bagus pada tim Persebi Boyolali pada laga perdana kompetisi Divisi I 2014. Meski bermain 10 pemain lantaran kartu merahnya Bagus Widiatmoko, tim berjuluk Laskar Pandan Arang itu sukses mengimbangi tuan rumah Persibas Banyumas 0-0 pada putaran pertama Grup 7 di Stadion Satria, Purwokerto, Selasa (29/4). Persebi tampil dengan 10 pemain sejak menit ke-70. Namun, Persibas tidak mampu menembus jantung pertahanan Persebi Boyolali. Pasukan Persebi yang di latih oleh Sriyatno ini mampu mengatasi tekanan dan serangan tim tuan rumah Persibas. “Kami bersyukur mampu mencuri poin dari tuan rumah. Satu poin sudah cukup dari tim sekelas Persibas, yang dibesut pelatih yang membawa Persinga Ngawi promosi ke Divisi Utama, Putut Wijanarko,” tutur Sriyatno kepada Espos, seusai pertandingan.

Sriyatno mengaku keberhasilan timnya mengatasi tekanan tuan rumah tak terlepas dari materi pemain yang berpengalaman. Meski dari sisi persiapan terbilang minim, namun Persebi musim ini dihuni para pemain senior jebolan Divisi Utama, seperti Haryadi “Putul”, yang merupakan eks kapten Persis Solo 2010.
“Faktor pengalaman pemain­­-pemain senior inilah yang membuat kami mampu ber­tahan. Walau kami terus ditekan, bahkan mereka unggul penguasaan bola 60% berbanding 40%, tapi dengan adanya pemain-pemain senior ini, permainan kami jadi lebih tenang,” imbuh Sriyatno.

Seusai menghadapi Persibas, Persebi akan melakoni laga keduanya, juga di Stadion Satria, Purwokerto, Jumat (2/5). Pada laga keduanya itu, Persebi akan bertemu rivalnya di divisi 1, yakni Persipa Pati.
“Bertemu dengan mereka, seperti bertemu dengan musuh bebuyutan. Selalu ada tensi tinggi di lapangan,” pungkas Sriyatno. Di pertandingan selanjutnya pada kompetisi divisi 1 grup 7 ini, PSISra akan melakoni debutnya di Divisi I, Rabu (30/4) sore ini. Lawan pertama yang akan dihadapi Laskar Sukowati, julukan PSISra, di putaran pertama Grup 7 adalah Persipa Pati yang akan berlangsung pukul 15.30.

Pati. Persebi boyolali menelan kekalahan kedua setelah di tekuk Persinga Ngawi. Bermain di tempat netral, lapangan Brimob Pati, Persebi sempat tertinggal 2-0 hingga turun minum. Babak kedua mulai terjadi jual beli serangan sehingga kedua kesebelasan mampu mencetak satu gol masing-masing. Persebi menciptakan 1 gol lewat titik putih, yang di eksekusi langsung oleh Deri Tadarus “debot”.

persebi vs persinga ngawi

Dengan kekalahan 3-1 ini mengantarkan Persipa Pati dan Persinga Ngawi lolos ke babak selanjutnya, sedangkan Persebi puas berada di posisi ketiga klasemen akhir divisi 1 grup 7 Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI). Meski tak lolos, Persebi menjadi club yang agregat gol terbaik di grup 7 ini.

Pati. Matchday ke 4 Persebi Boyolali 21 Juni 2013 di stadion Joyokusumo, di warnai kebahagiaan raut wajah pemain-pemain Persebi dan official. Persebi memukul Persikaba Blora empat gol tanpa balas. Gol di torehkan oleh zuhri (2), agung “eto’o”, dan yudhi “sukro”.

persebi boyolali

Gol cepat diciptakan Zuhri pada menit 25 babak pertama, tendangan Zuhri menyusur menuju jala Persikaba Blora, Persebi unggul 1-0 hingga turun minum. Babak kedua Persikaba Blora nampak kedodoran, stamina yang menurun di manfaatkan oleh Persebi Boyolali, Crossing dari Zuhri mampu di manfaatkan heading dari striker Persebi Agung “eto’o” menjadi sebuah gol. Serasa haus akan goal, Persebi terus menekan, dan terjadi skirmish di depan gawang, tendangan Agung “eto’o” dapat dimentahkan lalu di rebound oleh Yudhi “sukro” menjadi sebuah goal.

Unggul tiga kosong, persebi menurunkan tempo permainan. Persikaba Blora menguasai jalannya pertandingan mampu berkali-kali mengancam gawang Persebi Boyolali, berkat kiper Hadi Sur yang tampil gemilang dan mistar gawang yang menyelamatkan dari kebobolan. Tak lama kemudian Persikaba Blora mendapatkan pinalti, setelah striker Adi Kurniawan terjatuh menabrak Rivai bek dari Persebi Boyolali. Wasit pun menunjukkan titik putih untuk Blora, namun kesempatan memperkecil kedudukan gagal gara-gara tendangan keras tersebut menghantam tiang gawang Persebi Boyolali. Persikaba yang tampil menyerang di manfaatkan oleh Persebi untuk serangan balik, kerjasama yang apik, goal tercipta lewat heading zuhri yang tidak dapat di antisipasi kiper Persikaba Blora. Tak lama peluit panjang dibunyikan dengan kemenangan Persebi 4-0 atas Persikaba Blora.

Facebook Fans



  • Polling Pengunjung

  • Count per Day

    • 24132Total reads:
    • 2Reads today:
    • 32Reads yesterday:
    • 18149Total visitors:
    • 2Visitors today:
    • 29Visitors yesterday:
    • 0Visitors currently online:
    • February 12, 2012Counter starts on:
  • Keep Support My Local Team